Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Bergerak Cepat untuk Menguasai Pertandingan

Selasa, 14 Maret 2017

Dua atlet Judoka Kungfu Indonesia Teladan (JKI TELADAN)
mengunakan strategi teknik bertanding yang masih butuh pembinaan.

Kuda-kuda Harus Kuat, Menyerang bukan Bukan Harus Mencelakakan

Kamis, 23 Februari 2017

Dua talet Judoka Kungfu Indonesia Teladan (JKI TELADAN) sedang sparing fatner

Menjadi Juara itu Tidak Mudah

Atlet Judoka Kungfu Indonesia Teladan (JKI TELADAN)
berlatih untuk menjadi sang juara.

445 Atlet Beladiri Judoka Kungfu Indonesia ikuti Long March Siantar - Parapat

Kamis, 20 Juni 2013


Tagor Sitohang, SH : Mental  Atlet Dibina Menyatu Dengan Alam 
Atlet JKI saat di gembleng di Pantai Danau Toba Ajibata oleh
Pelatih JKI Tagor Leo Sitohang, SH


LINTAS PUBLIK - SIANTAR ,  445 atlet  seni beladiri Judoka Kungfu Indonesia (JKI)  dari sasana Se-Sumatera Utara ikuti Long March (jalan panjang) atau biasa disebut lintas Alam dari Pematangsiantar menuju Parapat dan Finish di Pantai Pasir putih Ajibata kabupaten Tobasa.
Long March yang dimulai dari Padepokan Dewan Guru JKI di jalan Gunung Pusuk Buhit no. 45 Pematangsiantar  menaklukan lintas alam sepanjang 60 Km.
Tagor  Leo Sitohang,SH   Sekretaris  Jenderal Dewan guru mengatakan  Latihan Long March ini adalah agenda rutin perguruan, dimana atlet pada saat Long Marc akan di bina fisik dan mentalnya, kita ketahui pada saat Long March atlet seluruhnya berjalan pada malam hari dan sampai tujuan pagi hari.
“ Atlet kita bina mentalnya di alam, sepanjang jalan atlet belajar membina mental dan fisiknya, bagaimana menahan lapar, haus, sakit dan bahkan kesabaran, karena berjalan dikegelapan malam dan tanpa ada penerangan,”kata Tagor Sitohang kepada Media JKI  Minggu ( 16/6/13) seusai memberikan penghargaan kepada peserta Long March.
Sintauli Damanik, SPd Ketua Dewan Pembina Nasional JKI menambahkan, bahwa kegiatan ini adalah ciri khas perguruan JKI, dan setiap tahunnya menjadi agenda kegiatan JKI, atlet JKI bukan hanya dibina dalam beladiri, tapi yang terpenting adalah membina fisik ,mental dan disiplinnya, kalau saja fisik dan mental sudah terbina, kita yakin atlet yang berlatih beladiri di JKI ini akan lebih baik dan terhindar dari kenakalan remaja dan terhindar dari Narkoba.
“Kami yakin atlet yang di bina di JKI mentalnya memang benar-benar sudah baik, ini dapat kita lihat atlet yg dibina semuanya lulus dari ujian mental dan fisik dalam perjalanan Long March,” kata Sintauli yang juga istri almarhum Guru Besar JKI Master Teladan Tarigan, SmHK yang juga pendiri JKI.
Ketua Pantia Yeyen Sitohang, SH didampingi Sarmanto manihuruk, Sh mengatakan, Atlet yang mengikuti Long March menempuh jarak 60 Km dari Pematangsiantar menuju Parapat dan Finish di Ajibata pulau samosir di ikuti atlet dari seluruh Sumatera Utara. Sasana yang mengikuti yaitu Padepokan Dewan Guru Kelurahan Karo, Medan (Afron Sirait), Simalungun ( jontara Siahaan, SH), Siantar ( Reinhard Sianipar), Tobasa ( Frikson Manurung), SMA Negeri 1 Pematangsiantar ( Dorin Silalahi ), Simarimbun ( Norton Silitongah), Tiga Dolok ( Lamsindak Manurung ), Tozai ( Dian Mamora ), Aek Nauli dan SMA HKBP ( Simsim Sitohang, S.Kom, Tonduhan ( Sinaga ), Perdaganagan ( Dubilon ), Asahan, Kelurahan Siopat Suhu Sarmanto manihuruk )..
Dalam perjalanan long March semua atlet dalam keadaan sehat, dan untuk latihan JKI memakai sistim terbuka, baik latihan di alam maupun latihan di Pantai Danau Toba. “Atlet yang mengikuti sebanyak 445 atlet, mulai dari sabuk puti samapai Hitam, ada yang masih pelajar SD yang paling muda 10 tahun,”kata Yeyen Sitohang atlet Nasional  yang telah banyak mengharumkan dari kota Pematangsiantar dalam event kejuaraan Nasional. LP 02 / LP 08

LOGO JKI DARI WAKTU KE WAKTU

Minggu, 10 Februari 2013

LOGO JKI TAHUN 2003
LOGO JKI TAHUN 1980






Menpora Terima Atlet SOIna

Jakarta: Para atlet Special Olyimpic Indonesia (SOIna) hari Jumat (8/2) sore diterima Menpora Roy Suryo, di ruang kerjanya. Kehadiran mereka yang dipimpin Ketua Umum SOIna Pudji Hastuti ingin melaporkan beberapa kegiatan atau agenda perlombaan yang akan diikuti oleh atlet-atlet SOIna di tahun 2013. Salah satu agenda yang menjadi fokus SOIna salah satunya adalah mengikuti Olympic Regional Games di Australia bulan November-Desember mendatang.
Menurut Pudji Hastuti,   para atlet-atlet SOIna ini sudah memberikan yang terbaik untuk merah putih dalam berbagai even Internasional sperti Special Olympic World Summer Games XIII di Athena  Yunani serta beberap pertandingan yang lain. "Oleh karena itu saya senang selama ini SOIna sudah didukung terus oleh Kemenpora, dan saya berharap tahun ini kami terus mendapatkan dukungan terus dari pemerintah," tambahnya.
Menpora Roy Suryo didampingi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Runas Dwidharto, Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus, Fatimah,  menyatakan bangga pada prestasi yang diukir para atlet-atlet SOIna di pentas internasional. Pemerintah akan terus mendukung kegiatan atau pertandingan-pertandingan yang diikuti SOIna. "Saya bangga dengan prestasi kalian semua, teruskan prestasi tersebut meski ada keterbatasan. Intinya pemerintah akan berusaha terus secara maksimal mendukung kalian semua," kata Menpora.MENPO

Deklarasi Pemuda Anti Narkoba di Kemenpora

Jakarta: Deklarasi Pemuda Anti Narkoba hari Sabtu (9/2) pagi digelar di halaman kantor Kemenpora. Hadir dalam acara ini antara lain Menpora Roy Suryo dan istrinya Ismarindayani Priyanti,  Kepala BNN Anang Iskandar,  Sekjen Komite Olahraga Militer Indonesia Brigjen TNI Ndang Sodiq, Seskemenpora Yuli Mumpuni Widarso, para pejabat eselon I, II, III dan IV, serta para karyawan Kemenpora, komunitas olahraga dan organisasi kepemudaan. Nampak juga artis senior Maya Rumantir, Pong Harjatmo, Krisna Mukti dan Donny Kusuma.
Menurut Menpora Roy Suryo, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian negara terhadap situasi bangsa. "Negara peduli, negara tidak mau kalah dalam pemberantasan narkoba," kata Menpora. "Deklarasi Pemuda Anti Narkoba yang digelar hari ini bertujuan untuk menjaga masa depan bangsa. Karena pemuda adalah pemilik masa mendatang.  Kitalah pemilik masa depan bangsa ini. Jadi  jangan mau kita dikotori dan kena jerat bahaya narkoba," ujarnya.

Sebelumnya, koordinator kegiatan Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda  Alfitra Salamm mengatakan, bagi para pejabat Kemenpora, test urine ini wajib diikuti, untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemerintah khsususnya Kemenpora mempunyai komitmen yang kuat memerangi narkoba, sekaligus menjaga komitmen birokrat bersih narkotika. "Tes urine ini adalah yang pertama dilakukan. Ingin menunjukkan bahwa kami, pegawai Kemenpora ini bebas narkoba," kata Alfitra.
Sementara Kepala BNN Anang Iskandar menyatakan, aksi hari ini menunjukkan sinergitas lembaga pemerintah, kementerian dan masyarakat  menyadari bahaya narkoba.
Deklarasi Pemuda Anti Narkoba ini juga didukung pemuda. Ketua Umum DPP KNPI  Taufan Rotorasiko, akan melakukan upaya pemberantasan narkoba di organisasi pemuda. "Kami akan melakukan revitalisasi pengurus di mana salah satunya pengurus harus bebas narkoba," kata Taufan.
Deklarasi diisi juga dengan Pengukuhan Satgas Anti Narkoba yang terdiri dari OKP, Pramuka dan Paskibraka dan pemuda. Acara dilanjutkan  peluncuran spanduk raksasa bertuliskan Perangi Narkoba Raih Prestasi, dilakukan oleh  Menpora Roy Suryo didampingi tim Kopassus TNI AD dan Wanadri, yang turun  dari balkon lantai 11 Gedung Grha Kemenpora. Acara terakhir adalah  penandatanganan MoU Anti Narkotika antara Kemenpora dan BNN. MENPO

Menarik, Pertandingan AC Milan Glories vs Indonesia All Star

Jakarta: Menpora Roy Suryo bersama istri Ismarindiyani Priyanti hari Sabtu (9/2) malam menyaksikan pertandingan antara Indonesia All Star vs AC Milan Glories di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Di Senayan, Menpora disambut CEO MNC Grup, Hary Tanoesoedibdjo.  Usai pertandingan Menpora mengatakan dirinya bangga  dan senang melihat jalannya pertandingan dan antusias penonton yang luar biasa.
    
Dalam  pertandingan, tersebut Indonesia All Star memberikan perlawanan sengit di sepanjang 2 x  40 menit. Dua kali tertinggal, dua kali pula tim yang diisi pemain senior Indonesia itu bisa menyamakan kedudukan. Namun Indonesia All Star cuma bisa dua kali menyamakan kedudukan. Setelah sempat sama kuat 2-2, Milan Glories mampu mencetak dua gol tambahan yang membuat Paolo Maldini dkk meraih kemenangan 4-2.

"Ini pertandingan yang persahabatan, tapi  menurut saya hiburan yang menarik. Lucunya meski tim Indonesia All Star mencetak gol, namun penonton lebih  banyak bersorak kepada AC Milan ketika mencetak gol. Saya berterima kasih kepada penyelenggara  pertandingan ini, karena ini bisa mengembalikan gairah sepakbola Indonesia. Ini merupakan satu semangat untuk menumbuhkan kembali rasa cinta olahraga dan sepakbola kita," kata Menpora.

Di sela paruh babak pertama, Menpora ditemani Hary Tanosoedibdjo turun ke lapangan untuk memberikan bantuan kepada Akademi AC Milan di Indonesia sebesar 25 ribu US Dollar atau sekitar Rp 250 juta.         

Pertandingan berlangsung seru dan menarik. Laga baru berjalan lima menit AC Milan Glories sudah membuka peluang membuka keunggulan, namun upaya Stefano Eranio masih gagal menemui sasaran. Tujuh menit berselang gantian Massimo Oddo punya peluang, namun upayanya dihentikan Hendro Kartiko.

Milan Glorie akhirnya membuka skor di menit ke-16 menit melalui Serginho. Gol tersebut tercipta lewat aksi solo run, Serginho dari tengah menusuk pertahanan Indonesia All Star Legend sebelum menyarangkan bola ke sudut kanan gawang Hendro Kartiko.Oddo dua kali mendapat peluang emas. Lolos dari jebakan offside, Oddo tinggal berhadapan dengan Hendro tapi tendangannya bisa diredam.

Begitu pula dengan percobaannya yang kedua. Setelah melewati lini pertahanan Indonesia tapi sebelum berhasil masuk kotak, Hendro berhasil mencegat bola dan menghasilkan tendangan bebas untuk Milan Glories. Setelah lolos dari jebakan offside, Kurniawan hampir mencetak gol untuk Indonesia All Star Legend. Tapi ia gagal mengontrol bola dengan baik saat tinggal berhadapan dengan Massimo Taibi. Bima Sakti mencoba peruntungannya di menit 33. Sayang sekali, tendangan kerasnya dari kotak penalti masih melenceng cukup jauh dari gawang Taibi.

Gol! Bambang Pamungkas menyeimbangkan permainan di menit 35. Mendapat umpan lambung, dengan sekali kontrol, tendangan mendatar Bepe sukses menjebol gawanng Taibi. Indonesia All Star Legend 1, Milan Glories 1. Andriy Shevchenko membawa AC Milan Glories unggul 2-1 di menit 41 setelah tendangan kaki kanannya bersarang di pojok kanan bawah gawang Indonesia All Star Legend.

Indonesia All Star Legend mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Bepe yang berada di posisi bebas, justru salah pengerti dengan rekannya di arah yang lain. Bola tendangannya pun bisa ditangkap.Gol! Indonesian All Star berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit 63. Menerima umpan silang Gusnaedi Ada, Bepe yang diapit dua pemain bertahan Milan Glorie menyambut bola dengan sundulan yang sukses bersarang di kiri jala gawang Taibi.

Situasi seimbang tidak bertahan lama. Di menit 70, tendangan bebas Ibrahim Ba ditanduk Maurico Ganz dan sukses melewati Kurnia Sandri untuk menambah gol untuk Milan Glories. Skor 3-2, Indonesia All Star Legend kembali tertinggal. Keunggulan Milan Glories hampir bertambah. Ganz menanduk bola namun mengenai tiang jauh, bola sudah melewati sela-sela kaki Kurnia Sandi namun langsung diamankan.Tujuh menit sebelum pertandingan berakhir, Milan Glories menambah gol sekaligus memastikan kemenangan setelah Serginho mencetak gol keduanya di pertandingan ini yang diawali dengan kerjasama one-two yang apik. MENPO
Lintas Publik
 
Support : Becak Siantar | Info Loker | Lapo Kita | KA Blog
Copyright © 2013. JUDOKA KUNGFU INDONESIA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Lintas Publik
Proudly powered by Blogger